Susahnya Cari Daerah Pipis Di Eropa
| WC Umum Dusseldorf - Jerman Keren Dan Modern Kalau Dilihat Dari Luar |
Tips mirip dibawah ini terkadang terlalaikan dan bahkan diabaikan kalau seseorang akan bepergian ke negara lain, terutama Eropa. Siapa sih yang akan bertanya atau memberi nasehat soal buang hajat besar maupun buang hajat kecil ?. Saya bisa katakan, tidak ada satupun majalah pariwisata yang memberi tips bagaimana caranya pipis dan 'beol' di fasilitas biasa kota kota di negara Eropa. Masalah 'kebelet' memang tabu untuk dibicarakan, tetapi anda harus tahu sebelum melakukan perjalanan wisata ke Eropa.
| Bahasa Jawa Nggak Ada Artinya Pengguna Yang Jorok Semuanya Bule Eropa |
Photo photo dalam tulisan ini aku ambil di Dusseldorf, Jerman dan London, UK. Tapi percayalah, di negara negara Eropa lainnya bakalan mirip dan relatif sama saja. Silahkan juga membaca dan menyaksikan photo photo dalam tulisan saya sebelumnya perihal pengalaman 'kebelet' diluar negeri.
| Harus Bayar Dengan Uang Logam Harus Uang Pas |
Tidak seperti di Indonesia, jika kita sedang 'kebelet' bisa langsung numpang toilet ke toko toko atau rumah penduduk terdekat. Di kota kota dimanapun di Eropa, belum pernah saya berhasil 'numpang' toilet ke toko toko kecil atau rumah masyarakatterdekat. Selalu saja dicurigai dan disuruh jalan beberapa ratus meter menuju Toilet Umum atau WC yang ada di Mall Besar.
| Dari Jauh Kelihatan Bersih Jarak Satu Meter Baunya Sama Saja |
Kalau yang terdekat Toilet Umum, itupun belum pasti saya berani masuk. Tidak semua toilet biasa higienis dan terawat walaupun lazimnya semua toilet lazim tersebut akan otomatis 'membilas' sendiri sesudah kita keluar dari toilet. Sering juga, mesin 'membilas' lantai toilet tersebut macet. Jangan sekali kali berpendapat bau WC bule Eropa lebih harum dari WC Indonesia. Asumsi mirip ini 'Salah Besar'. Tidak ada satupun insan yang 'Superior' berani 'claim' bacin kotorannya lebih wangi dari bangsa lain. Percayalah.... Baunya Sama Saja !!!
| Victoria Station - London, United Kingdom Bayarnya 30 Pennies |
Selalu siapkan uang receh coin. Hampir tidak ada satupun WC Umum yang gratisan kecuali di Mall Besar. Beruntung sekali jikalau disekitar WC Umum tersebut ada mesin penukar uang receh, jikalau tidak ada ya jelas bakalan tidak mampu membuka pintu WC Umum tersebut. Beruntung kalau ada orang lewat yang iba lalu ngasih uang receh ke anda.
| Jelas Ya, 30 Pennies Per Visit Jadi Kalau Sakit Perut Nggak Bisa Mondar Mandir |
Tips lain yang tidak kalah pentingnya yaitu 'Selalu Menjaga Nama Baik Bangsa Dan Negara Indonesia'. Yang aku lakukan senantiasa mondar mandir didepan WC Umum tersebut berkali kali sambil mengawasi orang yang keluar masuk. Pelajari bagaimana cara menukar duit, cara masuk dan membuka pintu. Cukup dari jauh saja. Istilah keren bahasa Jawanya nJames Bond, alias agresi intelijen memata matai orang yang keluar masuk WC Umum ketimbang nanti resah grotal gratul nggak bisa nukar duit atau membuka pintu dan dilihat banyak orang. Ngisin isini.....
| Mesin Tukar Uang Di Victoria Station London Beruntung Kalau Ada Mesin Tukar Uang Didekat WC |
Jangan sekali kali meniru kelakuan orang orang Jerman. Perhatikan dua buah photo paling bawah sendiri. Saking ngiritnya nggak mau bayar, kencing sembarangan dibawah pohon. Jangan juga ngambil sikat WC untuk gosok gigi, menyisir rambut atau garuk garuk tubuh. Ikuti hukum yang berlaku di kota tersebut ketimbang dilaporkan polisi dan kena denda. Orang Jerman memang ngganteng ngganteng, tapi ada saja yang kelakuannya diluar kebiasaan umum.
| Ini Gate Masuk WC Umum Di Victoria Station London Monitor Dulu Daripada Grotal Gratul |
| Ini Orang Ngantri WC Di Coach Station Victoria London |
| Ini Orang Jerman Kencing Dibawah Pohon Di Autobahn |
![]() |
| Awas, Jangan Tiru Kelakuan Orang Jerman Sikat WC Buat Gosok Gigi, Sisir Rambut Dan Garuk Garuk Pantat |

Komentar
Posting Komentar